Method pada java
Method adalah kumpulan dari statmen program yang disatukan menjadi sebuah subprogram atau fungsi di awali dengan tanda tanda”{“di akhiri dengan tanda”}” ada 2 macam metode dalam satu pengendalian antara lain.
>metode kelas
Metode ini dapat di eksekusi walaupun tidak dapat dieksekusi walaupun tidak terdapat objek dalam kelas tersebut seperti variable kelas
>metode objek
Metode ininhanya dapatndieksekusi sehubungan dengan objek tertentu
>Metode main
Metode ini digunakan pada saat aplikasi java dimulai menggunakan keyword static sebelum diaplikaskan dan mulai dieksekusi diperlukan metode walau tanpa objek.
Method dapat mempunyai nilai balik dan tidak diantaranya
“metode tidak membalikan nilai
Jika diberi awalan dengan kata void maka metode tesebut tidak member nilai balik
“metode pembalikan nilai
Jika metode diberi awalan sebuah tipe data maka metode tersebut akan member nilai balik data yang bertipe data sama dengan metode tersebut.
Karakteristik method
>dapat mengembalikan suatu nilai sama sekali
>dapat diterima beberapa parameter yang di butuhkan atau tidak sama sekali
>setelah method telah selesai dieksekusi dia akan kembali pada method yang memanggilnya.
Method ada dua jenis antara lain
*method jenis getter
Merupaka metode yang berfungsi untuk mendapatkan informasi dari class
*method setter
Berfungsinuntuk menentuka isi matribut variable dalam class
Implementasi pada java
Kelas yang memiliki modiper modifier implements artinya kelas tersebut mengimplementasika suatu atau lebih interface dan dapat lebih dari satu interface gunakan tanda koma di antaranya interface-interface tersebut.
Sumber:
Ady.wicaksono.dasar-dasar pemprograman java,PT.elekx media komputerindo,Jakarta 2002
Parameter
Parameter merupakan alat atau mekanisme untuk memberikan informasi dari luar ke dalam kotak dengan menggunakan parameter kita dapat mengatur prilaku suatu subtin sesuai imput yang diberikan.
"parameter" boleh kosong. Hasil keluarannya adalah alamat memori di mana objek yang baru dibuat tersebut disimpan. Seringkali, kita akan simpan hasil keluarannya di dalam suatu variabel, atau bisa juga hasil keluarannya diberikan ke dalam suatu fungsi sebagai parameter.
Memanggil konstruktor lebih rumit daripada memanggil subrutin atau fungsi biasa. Hal-hal berikut sangat membantu untuk lebih memahami apa yang dilakukan oleh konstruktor ketika ia dipanggil untuk membuat suatu objek:
Pertama, komputer memberi daerah pada memori yang tidak digunakan, cukup untuk dipakai oleh objek yang akan dibuat
Komputer akan mengisi variabel instansi objek tersebut dengan nilai bawaannya. Jika deklarasi variabel instansi pada kelas memiliki nilai awal tertentu, maka nilai tersebut akan dimasukkan sebagai nilai awalnya.
Parameter aktual pada konstruktor (jika ada) akan dievaluasi dan nilainya diberikan kepada parameter formal konstruktor tersebut.
Perintah pada konstruktor (jika ada) akan dilaksanakan.
Referensi objek akan dikembalikan kepada si pemanggil.
Hasil keluarannya adalah referensi ke objek yang baru saja dibuat. Kita bisa gunakan referensi ini untuk mengambil data pada variabel instansi objek tersebut atau memanggil metode instansinya
Sumber:
Lecture.ukdw.ac.id




Tidak ada komentar:
Posting Komentar